BSMoBSMlBSYlTpG8Tfd5TfM5BA==

Cianjur Diguncang Keracunan Massal, Wakil Ketua DPRD Cianjur Tuntut Evaluasi Menyeluruh


Cianjur, – Sebanyak 204 pelajar di Kecamatan Cikalong Kulon, Kabupaten Cianjur, menjadi korban keracunan massal. Insiden ini diduga kuat bersumber dari Makanan Bergizi Gratis (MBG), program bantuan sosial pemerintah. Angka korban melonjak dari 176 orang yang dilaporkan sebelumnya.


Kejadian bermula pada Selasa 27 Januari 2026 pagi. Para siswa dari enam sekolah berbeda mengonsumsi ayam suwir yang didistribusikan melalui program MBG. Gejala keracunan seperti pusing, mual, muntah, dan diare mulai muncul siang harinya. Puluhan korban pun berduyun-duyun dilarikan ke Puskesmas setempat.


Hingga Rabu (28/1), lima pasien dengan kondisi terparah sempat dirujuk ke rumah sakit akibat dehidrasi berat. Kabar baiknya, kondisi seluruh korban dilaporkan mulai stabil dan membaik pada Kamis (29/1).


Insiden ini memantik reaksi keras dari anggota legislatif setempat. Susilawati, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Sekaligus Ketua DPC Partai PDI Perjuangan Kabupaten Cianjur, menyampaikan keprihatinan mendalam dan menuntut evaluasi menyeluruh.


“Ini kejadian luar biasa. Tujuan program bagus, tetapi implementasinya justru membawa masalah serius,” tegas Susilawati saat diwawancarai, Kamis 30 Januari 2026.


Ia menekankan bahwa evaluasi harus menyeluruh, mulai dari tata kelola dapur, seleksi penyelenggara, hingga keamanan pangan. “Pengelolanya harus amanah. Jangan sampai anggaran besar, tetapi eksekusi di lapangan berujung malapetaka seperti ini,” imbuhnya.


Pihak berwenang diduga masih menyelidiki penyebab pasti keracunan, dengan fokus pada proses pengolahan dan distribusi ayam suwir tersebut. Tekanan publik kini mengarah pada akuntabilitas pelaksanaan program bantuan sosial di tingkat daerah.


Susilawati juga mendesak Bupati Cianjur untuk segera mengambil langkah konkret. “Program tidak boleh berhenti, tetapi pelaksanaannya harus diawasi ketat. Jangan sampai niat baik pemerintah justru membawa dampak negatif bagi anak-anak kita,” pungkasnya.

Nang

Type above and press Enter to search.