BSMoBSMlBSYlTpG8Tfd5TfM5BA==

LMP MACAB Cianjur Gandeng BAZNAS Dalam Gerakan Kesejahteraan Umat


CIANJUR, – Sebuah kolaborasi strategis yang dinanti telah dimulai. Awal tahun 2026 di Kabupaten Cianjur diwarnai dengan komitmen nyata dua kekuatan sosial: Laskar Merah Putih MACAB (LMP MACAB) dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) setempat. Keduanya bersinergi untuk menciptakan lompatan dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), dengan target utama pemberdayaan ekonomi dan kesejahteraan umat yang lebih merata dan tepat sasaran.


Sinergi yang resmi dibahas Senin (12/1/2026) ini di Kantor BAZNAS Cianjur bukan sekadar pertemuan formal. Ini adalah deklarasi gerakan bersama yang memadukan kekuatan jaringan massa LMP MACAB dengan keahlian profesional BAZNAS dalam pengelolaan dana sosial keagamaan.


Ketua LMP MACAB Cianjur, Iwan Setiawan Mersy, menyatakan bahwa kolaborasi ini akan direalisasikan dengan segera melalui pembentukan Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) LMP MACAB Cianjur.


"UPZ kami akan menjadi perpanjangan tangan BAZNAS di lapangan. Dengan ribuan kader dan jaringan yang tersebar di seluruh kecamatan, kami akan memastikan penghimpunan dan penyaluran ZIS tidak hanya lebih masif, tetapi juga menjangkau yang paling membutuhkan. Fokusnya adalah program pemberdayaan berkelanjutan di bidang ekonomi, pendidikan, dan kesehatan," papar Iwan dengan penuh semangat.


Inisiatif ini mendapatkan sambutan hangat dari BAZNAS Cianjur. Ketua BAZNAS Kabupaten Cianjur, H. Tata A.Pi., MM., melihat kolaborasi ini sebagai terobosan penting.


"Ini adalah momentum sejarah. Kekuatan organisasi masyarakat seperti LMP MACAB adalah aset tak ternilai bagi gerakan zakat nasional. Jaringan mereka yang luas dan mengakar akan mempercepat distribusi bantuan dan program pemberdayaan hingga ke pelosok, sekaligus meningkatkan literasi zakat di basis masyarakat," ujar H. Tata.


Ia menambahkan, sinergi ini akan membuat sistem pengelolaan zakat di Cianjur menjadi lebih efisien, transparan, dan berdampak langsung. Mustahik (penerima zakat) tidak lagi sekadar menerima bantuan konsumtif, tetapi akan didorong untuk menjadi mandiri melalui program-program terstruktur.


Kolaborasi ini diprediksi akan menjadi game changer. Dengan UPZ LMP MACAB, proses penghimpunan dana ZIS dari masyarakat diharapkan meningkat signifikan. Selain itu, data dan informasi mengenai kondisi riil masyarakat miskin dan prasejahtera akan lebih akurat berkat kader-kader lapangan LMP MACAB, sehingga bantuan dan program pemberdayaan benar-benar tepat sasaran.


Program seperti bantuan modal usaha mikro, beasiswa anak yatim dan dhuafa, serta layanan kesehatan gratis untuk kaum dhuafa, akan mendapatkan saluran distribusi dan pengawasan yang lebih kuat.


Langkah konkret yang dimulai di Januari 2026 ini mengirimkan sinyal optimisme. Kesejahteraan umat di Bumi Cianjur bukan lagi sekadar wacana, tetapi sedang diwujudkan melalui aksi kolaboratif yang melibatkan semua elemen. Masyarakat pun diajak untuk turut serta dalam gerakan kebaikan ini melalui channel zakat yang kini semakin dekat dan terpercaya.

Najib/AS

Type above and press Enter to search.