BSMoBSMlBSYlTpG8Tfd5TfM5BA==

Kepala UPL PLN Purwakarta Enggan Temui Insan Pers, Jurnalis Kecewa


PURWAKARTA, - Sikap Kepala UPL PLN (Persero) Purwakarta, Aditya Jaya, menuai kekecewaan dari kalangan insan pers. Pasalnya, yang bersangkutan dinilai enggan menemui jurnalis meski sebelumnya telah menerima surat permohonan audiensi secara resmi.


Alih-alih bertemu langsung dengan pimpinan UPL, para jurnalis justru diarahkan ke bagian pelayanan. 


Padahal, tujuan kedatangan insan pers yang tergabung dalam Forum Jurnalis Purwakarta (FJP) tidak lain adalah untuk menyampaikan serta mengonfirmasi informasi penting yang berkaitan dengan PLN, demi kepentingan publik.


Lebih disayangkan lagi, dalam keterangannya, Aditya Jaya terkesan menghindar dan berdalih sedang mengikuti kegiatan diklat. Alasan tersebut dinilai kurang tepat, mengingat surat audiensi telah disampaikan sebelumnya dan seharusnya bisa direspons secara profesional, minimal dengan memberikan penjelasan atau penjadwalan ulang secara resmi.


Nada dan sikap yang ditunjukkan pimpinan UPL tersebut juga dinilai kurang mencerminkan etika seorang pemimpin publik. Bahkan, pernyataan yang disampaikan terkesan arogan dan tidak mencerminkan semangat keterbukaan informasi, yang seharusnya dijunjung tinggi oleh institusi pelayanan publik seperti PLN.


“Seharusnya seorang pimpinan bisa memberikan tanggapan, atau setidaknya menunjuk pejabat yang memang berkompeten. Bukan justru menghindar dan menyerahkan kepada pihak yang bukan ahlinya,” ujar salah satu jurnalis FJP.


Sikap ini memunculkan tanda tanya besar di kalangan awak media: ada apa dengan Kepala UPL 3 PLN Purwakarta? Apakah takut menghadapi insan pers, atau memang tidak memiliki itikad baik untuk menjalin komunikasi yang transparan?

Atas kejadian tersebut, para jurnalis yang tergabung dalam beberapa media menyatakan akan mengajukan audiensi lanjutan ke UPL 3 PLN Purwakarta sebagai bentuk tindak lanjut dan penegasan sikap.


Kekecewaan pun semakin bertambah karena perlakuan yang diterima dinilai tidak mencerminkan pelayanan yang layak, bahkan terkesan “alergi” terhadap media.


Perlu diketahui, Aditya Jaya sendiri baru menjabat sebagai pimpinan UPL PLN Purwakarta sekitar satu bulan. Namun, sikap yang ditunjukkan dinilai tidak patut dijadikan contoh bagi seorang pemimpin di institusi negara yang mengedepankan pelayanan publik dan keterbukaan informasi.

Yogi

Type above and press Enter to search.