BSMoBSMlBSYlTpG8Tfd5TfM5BA==

Rapat Kerja KONI Cianjur 2025: Bupati Targetkan Lompat ke 15 Besar Jabar


CIANJUR, – Suasana kebersamaan dan semangat pembenahan olahraga daerah mewarnai Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Cianjur Tahun 2025. Acara berlangsung di Aula Bale Praja  Kabupaten Cianjur, Jumat 27 Februari 2026.


Hadir dalam kesempatan tersebut Ketum KONI Jawa Barat, H. Muhammad Budiana, serta Ketua KONI Kabupaten Cianjur, Beny Rustandi, beserta jajaran pengurus dan perwakilan cabang olahraga (cabor) se-Kabupaten Cianjur.


Bupati Cianjur, Wahyu Ferdian, menegaskan pentingnya rapat kerja ini sebagai momentum evaluasi dan perencanaan strategis. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, KONI, dan Dinas Pendidikan dan Olahraga menjadi kunci utama dalam membangkitkan prestasi olahraga di wilayah tersebut.


"Hari ini kita bersama dengan seluruh keluarga besar KONI Kabupaten Cianjur, dan dihadiri juga oleh Ketua KONI Jawa Barat, akan melaksanakan rapat kerja kabupaten. Kami harapkan dari raker ini bisa menghasilkan rumusan program-program dan tentunya hal-hal yang terbaik untuk dunia olahraga di kabupaten kita," ujarnya.


Salah satu sorotan utama dalam raker kali ini adalah evaluasi peringkat Cianjur di kancah olahraga Jawa Barat. Bupati secara terbuka menyebut posisi Cianjur yang masih berada di peringkat 26.


"Yang dibahas tentunya adalah inovasi-inovasi saat ini dan langkah-langkah ke depan. Bagaimana kita bisa meningkatkan kualitas kita. Di Kabupaten Cianjur, kita saat ini urutan 26 mungkin ya di Jawa Barat, di bawah. Dan harapan kita bisa meningkat di 15 besar. Itu target ya, mungkin realistis," tegasnya.


Target lompatan peringkat ini dinilai realistis jika seluruh elemen bergerak bersama. Bupati menekankan bahwa olahraga kini telah menjadi prioritas, dengan Dinas Pendidikan dan Olahraga diminta menjadi stimulus dan motivator utama bagi para atlet, pelatih, dan official.


Terkait isu maraknya atlet potensial yang ditarik oleh daerah lain, Bupati memberikan respons tegas. Ia menekankan rasa memiliki dan kebanggaan terhadap daerah asal.


"Tentunya, orang Cianjur harus (membela) Cianjur lagi," ucapnya singkat namun penuh makna.


Untuk mendukung hal tersebut, pemkab berkomitmen menyiapkan anggaran yang memadai. Meski sempat terdampak efisiensi, Bupati optimis anggaran untuk pembinaan atlet akan kembali normal.


"Untuk anggaran juga kita siap, bismillah mudah-mudahan anggaran kita kembali normal dan tentunya Kabupaten Cianjur bisa meningkatkan anggaran untuk atlet," imbuhnya.


Selain pembahasan anggaran, rapat kerja ini juga menyoroti aspek pembinaan jangka panjang. Bupati mengungkapkan pentingnya pendekatan ilmiah dalam pembinaan atlet melalui sport intelijen yang kini mulai dilaksanakan proses pelatihannya.


"Persiapan atlit, sekarang kita melakukan latihan-latihan rutin, tentunya termasuk juga tadi ada sport intelijen dan kita laksanakan proses pelatihannya," jelasnya.


Saat ini, KONI Cianjur telah memetakan cabang olahraga unggulan yang memiliki potensi besar untuk menyumbang medali. Setidaknya terdapat 40 cabor yang masuk dalam kualifikasi pembinaan intensif.


"Cabor unggulan juga banyak, sekarang kita yang memenuhi kualifikasi ada 40 cabor, dan yang kita jagokan adalah atlet," pungkas Bupati.


Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Cianjur, Beny Rustandi, menyatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti arahan dan target dari Bupati. Rakerkab ini diharapkan menjadi landasan kokoh bagi KONI Cianjur untuk berbenah dan meraih prestasi gemilang di masa mendatang.

Nang 

Type above and press Enter to search.