CIANJUR, – Bulan suci Ramadan menjadi momentum tepat untuk meningkatkan kepedulian sosial dan memakmurkan rumah ibadah. Hal ini diwujudkan oleh Komunitas Sosial Bagong Mogok yang menggelar kegiatan bersih-bersih masjid sekaligus santunan anak yatim dan dhuafa di Masjid Jami Al-Taufik, Kampung Peuntas, Desa Cikahuripan, Kecamatan Gekbrong, Cianjur, Jumat 6 Maret 2026.
Sekjen Komunitas Sosial Bagong Mogok, Beni Sumarna, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan program rutin tahunan yang bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan beribadah selama Ramadan.
"Kami punya program di bulan Ramadan untuk memakmurkan masjid dan merangkul keluarga adik-adik yatim piatu serta dhuafa. Kali ini, kami berkolaborasi dengan tim 'Salon Masjid' untuk membersihkan Masjid Jami Al-Taufik. Kami ingin masjid ini wangi dan nyaman, sehingga jamaah semakin betah untuk salat tarawih dan ibadah lainnya," ujar Beni.
Ia menambahkan, pihaknya sengaja mendatangkan tenaga ahli dari layanan "Salon Masjid" agar proses pembersihan, terutama karpet masjid, tidak menimbulkan bau tak sedap dan memberikan hasil yang maksimal.
Selain kerja bakti, komunitas yang memiliki jaringan hingga tingkat kecamatan (korcam) ini juga menyerahkan santunan kepada 50 anak yatim dan dhuafa di wilayah tersebut. Data penerima santunan telah melalui proses pendataan sebelumnya.
"Ini adalah wujud kepedulian kami. Tidak perlu hal yang besar, yang sederhana pun bisa kita lakukan. Filosofi kami adalah 'Satekah Polah Ngabela Nu Susah' (bergerak membantu mereka yang kesusahan). Jadi, kenapa harus menunggu lama untuk berbuat baik?" tegas Beni.
Dijelaskannya, program sosial Bagong Mogok setiap tahunnya mengalami inovasi. Tahun sebelumnya mereka fokus pada kegiatan "Road to Pesantren" dengan membagikan sembako dan buka puasa bersama di pondok-pondok pesantren. Ke depannya, mereka berkomitmen untuk terus menghadirkan kebaikan di mana pun berada.
Sementara itu, Kepala Desa Cikahuripan, H. Tubagus Muhamad Daud yang akrab disapa H. Dagus, menyambut baik inisiatif dari Komunitas Bagong Mogok. Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi warganya, khususnya di Kampung Peuntas.
"Kegiatan ini sangat bermanfaat dan berfaedah, baik untuk anak yatim dan jompo, maupun untuk kebersihan Masjid Jami Peuntas. Dari pihak pemerintahan desa, kami sangat mendukung penuh kegiatan sosial seperti ini," tutur H. Dagus.
Orang nomor satu di Desa Cikahuripan ini berharap program-program positif dari Komunitas Bagong Mogok dapat terus berkelanjutan, tidak hanya berhenti di bulan Ramadan.
"Harapan kami ke depan, program ini bisa lebih panjang lagi. Bukan hanya santunan, tapi juga ada kegiatan lain seperti bantuan rumah tidak layak huni (Rutilahu) untuk masyarakat kami yang benar-benar tidak mampu," pungkasnya.
Nang

