BSMoBSMlBSYlTpG8Tfd5TfM5BA==

Sekolah Dasar di Karangtengah Cianjur Dibobol Maling, 4 Laptop dan Uang Infaq Siswa Raib


Cianjur, -  Aksi pencurian terjadi di SDN Bojong IV pada Rabu (4/3/2026) dini hari. Sejumlah perangkat elektronik sekolah serta uang tunai dilaporkan hilang setelah pelaku menjebol beberapa ruangan di lingkungan sekolah.


Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh penjaga sekolah, Yanto, saat tiba di sekolah sekitar pukul 05.45 WIB. Ia terkejut melihat kondisi pintu ruang operator dan ruang guru yang sudah dalam keadaan rusak dan terbuka.


“Saya datang ke sekolah tadi pagi sekitar pukul 05.45 WIB. Setelah melakukan pemeriksaan, saya terkejut melihat pintu ruang operator dan ruang guru sudah terbuka. Padahal ruang tersebut menggunakan pintu ganda, pintu luar memakai teralis besi,” ujar Yanto, Rabu (4/3/2026).


Setelah memeriksa kondisi ruangan, Yanto menduga sejumlah barang milik sekolah telah hilang. Ia kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah.


Plt Kepala SDN Bojong IV, Cece Saepudin, membenarkan adanya peristiwa pencurian di sekolah yang dipimpinnya. Ia mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat laporan dari penjaga sekolah.


Menurut Cece, sejumlah barang yang hilang berasal dari ruang operator dan ruang guru, di antaranya beberapa unit laptop, perangkat elektronik, serta uang tunai yang berasal dari infaq siswa.


“Barang-barang milik sekolah yang hilang ada laptop, uang infaq siswa, dan barang lainnya. Total kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp40 juta,” kata Cece.


Berdasarkan hasil pengecekan lokasi serta rekaman kamera pengawas (CCTV), aksi pencurian tersebut terjadi sekitar pukul 01.18 WIB. Pelaku diduga berjumlah dua orang.


Dari rekaman CCTV, pelaku diduga masuk ke area sekolah dengan memanjat tembok di belakang ruang perpustakaan setinggi kurang lebih dua meter. Setelah berhasil masuk, pelaku menuju ruang operator/UKS.


Meski ruangan tersebut dilengkapi pintu berteralis besi dan gembok, pelaku diduga menjebol kunci teralis serta mendobrak pintu hingga berhasil masuk.


Dari ruang operator/UKS, sejumlah barang yang dilaporkan hilang antara lain tiga unit laptop Asus (salah satunya dalam kondisi rusak), dua unit printer Epson L3210 tahun pengadaan 2024 dan 2025, satu unit scanner Epson ES60, serta satu unit proyektor (infocus) Epson warna putih.


Setelah itu, pelaku diduga menuju ruang perpustakaan yang juga digunakan sebagai ruang guru. Di ruangan tersebut, pelaku kembali menjebol pintu berlapis teralis besi.


Barang yang dilaporkan hilang dari ruangan tersebut di antaranya satu unit Chromebook Samsung, uang tunai sekitar Rp2 juta, satu unit mixer sound system, serta satu unit mikrofon merek Advance.


Secara keseluruhan, data sementara barang yang hilang meliputi empat unit laptop, dua printer, satu scanner, satu infocus, uang tunai sekitar Rp2 juta, satu mixer sound system, dan satu mikrofon.


Pihak sekolah memperkirakan total kerugian mencapai sekitar Rp38 juta hingga Rp40 juta dan masih melakukan pendataan lebih lanjut.


Setelah menginventarisasi kerugian, pihak sekolah berencana melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian di Polsek Karangtengah serta menyampaikan laporan kepada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur.


“Kami akan membuat laporan ke kepolisian dan juga melaporkan kejadian ini ke Disdikpora Kabupaten Cianjur. Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku terlihat dua orang,” pungkas Cece.

Type above and press Enter to search.