BSMoBSMlBSYlTpG8Tfd5TfM5BA==

Bantuan Pangan 1.399 KK di Desa Sukamanah: "Ini Lebih dari Sekadar Beras dan Minyak"


CIANJUR – Senyum pecah di Aula Desa Sukamanah, Kecamatan Cugenang, Jumat 10 April 2026. Sebanyak 1.399 Kepala Keluarga (KK) penerima manfaat akhirnya bisa bernapas lega. 


Bantuan pangan dari Kementerian Ketahanan Pangan RI untuk periode Februari-Maret 2026 pun disalurkan, lengkap dengan 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng per keluarga.


“Alhamdulillah, biasanya beli beras 20 kg habis Rp160.000, minyak goreng juga mahal. Sekarang uangnya bisa buat belanja sayur,” ujar Ikah (66), warga Kampung Kedunghilir, matanya berbinar.


Kepala Desa Sukamanah, Indra Surya Pradana, menegaskan bantuan ini adalah wujud nyata kehadiran negara di tengah tekanan ekonomi. “Bukan sekadar sembako, tapi kepastian,” ujarnya. 


Ia menjelaskan penyaluran dua bulan sekaligus (Februari-Maret) merupakan kebijakan strategis untuk menekan biaya transportasi dan memberi ruang keluarga mengatur cadangan pangan.


Yang menarik, pendataan penerima menggunakan sistem P3KE yang dipadukan musyawarah desa. Hasilnya: nol kesalahan distribusi. 


Kepala Seksi Kesra, Hadi Suherlan, memastikan tak ada warga layak yang terlewat. Ia bahkan merinci, bantuan minyak goreng 4 liter menghemat hampir Rp90.000 per keluarga di tengah harga pasar yang sempat menyentuh Rp22.000 per liter.


Pemerintah desa pun tak berhenti di sini. Program lumbung pangan desa dan pelatihan olahan pangan lokal sudah diusulkan. “Tapi selama tekanan ekonomi masih ada, bansos ini jaring pengaman yang sangat dibutuhkan,” pungkas Indra.


Nang

Type above and press Enter to search.