BSMoBSMlBSYlTpG8Tfd5TfM5BA==

Edelweiss Hospital Luncurkan Trauma Center Terintegrasi, Layanan Siap Jemput Untuk Pekerja Kecelakaan


CIANJUR, – Edelweiss Hospital resmi meluncurkan Trauma Center modern dan terintegrasi pada Kamis 23 April 2026. Fasilitas ini bukan sekadar ruang gawat darurat (UGD) biasa, melainkan garda terdepan layanan tanggap darurat yang siap menjemput pekerja ketika mengalami kecelakaan kerja.


Peluncuran yang digelar di lantai 2 rumah sakit tersebut disambut antusias oleh puluhan perwakilan perusahaan besar serta ribuan pekerja lepas. Acara ini turut dihadiri Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, dr. Cecep Juhana, jajaran direksi Edelweiss, perwakilan dari 25 korporasi ternama, serta 25 Agen Perisai BPJS Ketenagakerjaan.


Sejumlah perusahaan besar seperti PT. Pouyuen Indonesia, PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart), PT. Tirta Investama (Aqua), PT. QL Agrofood, hingga PT. Glostar Indonesia turut memeriahkan gathering korporasi ini. Hal ini menandakan bahwa dunia usaha di Cianjur serius dalam mengamankan keselamatan pekerjanya.


Direktur Rumah Sakit Edelweiss Cianjur, dr. NR Ratih Rustiati, MMRS, CHMC, FISQua, menjelaskan bahwa Trauma Center yang diluncurkannya berbeda dengan UGD pada umumnya. Layanan ini terintegrasi penuh, mulai dari proses penjemputan, penanganan medis darurat, hingga pendampingan psikologis bagi keluarga pasien.


"Hari ini Edelweiss resmi memiliki pusat trauma terintegrasi. Saat terjadi kecelakaan, korban tidak perlu menunggu. Begitu ada laporan, tim kami akan langsung menjemput ke lokasi," tegas dr. Ratih.


Ia menambahkan bahwa pihaknya telah lama bermitra dengan BPJS Ketenagakerjaan, tidak hanya untuk pekerja korporasi, tetapi juga pekerja lepas. "Kami juga menyediakan pendampingan untuk keluarga pasien. Jika kecelakaan terjadi, keluarga tidak boleh panik sendirian. Mereka akan kami bantu. Sesuai visi kami, Edelweiss hadir untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di mana pun berada," ujarnya penuh keyakinan.


Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Cianjur, Christian Regensius, mengapresiasi langkah berani Edelweiss. Menurutnya, selama ini masih banyak pekerja informal dan buruh tani yang ragu berobat karena takut biaya. Kini, kekhawatiran itu tidak perlu ada.


"Manfaat BPJS Ketenagakerjaan sangat jelas. Apabila peserta kami baik dari perusahaan besar, perangkat desa, RT/RW, maupun petani mengalami kecelakaan kerja, mereka bisa langsung dirawat di Edelweiss. Biaya perawatan sesuai rekomendasi dokter kami tanggung sepenuhnya, berapa pun jumlahnya. Peserta dan keluarga tidak perlu keluar biaya sepeser pun," jelas Christian.


Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa setelah masa perawatan selesai dan dinyatakan sembuh oleh dokter, pekerja juga berhak mendapatkan santunan sementara tidak mampu bekerja.


"Edelweiss adalah rumah sakit modern. Selain RSUD Sayang dan RSDH, kini Edelweiss menjadi mitra strategis utama kami di Cianjur. Peserta tidak perlu khawatir lagi," pungkasnya.


Nang.

Type above and press Enter to search.