BSMoBSMlBSYlTpG8Tfd5TfM5BA==

Lonjakan Pengunjung di Geyser Air Panas Cisolok Pasca Penurunan Harga Tiket, Pengelola Harapkan Kebijakan Permanen


SUKABUMI, – Libur Lebaran kali ini disambut gembira oleh Geyser Air Panas Cisolok, Sukabumi, dengan lonjakan pengunjung yang signifikan pada H+2 hingga hari keempat libur. Kolaborasi antara pengelola, Pok Darwis, Bundeg, Forkopimcam, dan aparat keamanan nampaknya membuahkan hasil dalam memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi para wisatawan.


Pihak pengelola, yang diwakili oleh Yusuf Subriyadi selaku Ketua Pok Darwis, menyatakan dampak positif yang sangat besar setelah penurunan harga tiket masuk. Jika sebelumnya tiket masuk dan kolam dikenakan tarif Rp 12.000 per orang, kini harga tersebut dipangkas menjadi Rp 6.000. Kebijakan ini, yang awalnya bersifat sementara hingga 27 Maret, diklaim berhasil meningkatkan kunjungan hingga lebih banyak dari sebelumnya, setelah sebelumnya sempat mengalami penurunan 40%.


"Penurunan harga tiket ini sangat berdampak pada peningkatan jumlah pengunjung. Dulu sebelum ada penurunan, pengunjung menurun 40%. Tapi sekarang, pengunjung jauh lebih banyak. Uang berputar di sini lebih banyak, taraf kehidupan masyarakat juga meningkat," ujar Yusuf.


Melihat antusiasme ini, Yusuf beserta masyarakat dan Pok Darwis berharap agar kebijakan penurunan harga tiket ini dapat menjadi permanen. "Kami berharap kepada pemerintah, bukan hanya peraturan bupati, tetapi perda yang harus dirubah. Karena ketika pengunjung sedikit, itu sangat berpengaruh dengan perekonomian masyarakat di sekitar," tambahnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Sukabumi atas keberanian mengambil langkah penurunan harga tiket, namun menekankan harapan agar kebijakan ini berlanjut.


Permohonan serupa juga ditujukan kepada Komisi 4 DPRD Kabupaten Sukabumi. "Tolong di-review perda itu kenapa? Karena itu sangat berdampak terhadap perekonomian masyarakat," pintanya. Ia juga mengemukakan bahwa sebagian besar pengunjung berasal dari daerah lokal seperti Citepus, Pelabuhan Ratu, dan Citarik, yang menunjukkan bahwa penjangkauan tiket terjangkau sangat penting bagi masyarakat Sukabumi sendiri.


Selain harga tiket, Pok Darwis juga berkomitmen meningkatkan kenyamanan dan pelayanan agar pengunjung betah dan kembali lagi. Himbauan kepada pengunjung untuk berhati-hati saat mandi di sungai, seperti menggunakan alas kaki dan menginjak batu yang aman, telah gencar dilakukan. Pihaknya juga menyatakan komitmen untuk menjaga keamanan, sehingga kejadian yang tidak diinginkan seperti orang yang mengincer air panas, bisa diminimalisir.


Terkait petugas parkir, pihak kecamatan dan Polsek telah memberikan arahan agar pemungutan parkir dilakukan secara terkoordinasi oleh BUMDES, bukan lagi secara individual. Pengelola berharap petugas parkir dapat mengedepankan kenyamanan pengunjung, bahkan melakukan parkir seikhlasnya. "Saya juga menghimbau kepada para pengunjung, apabila ada merasa diperas oleh petugas parkir, maka foto dan laporkan kepada kami atau langsung ke Kapolsek," tegas Bapak Yusuf.


Harapan besar di masa depan adalah Geyser Cipanasi Selok dapat menjadi tujuan wisata yang dominan dan menjadi model bagi tempat wisata lainnya, baik di tingkat lokal maupun mancanegara. Peningkatan sarana dan prasarana, termasuk perbaikan infrastruktur jalan yang bahkan diinisiasi oleh Pok Darwis melalui patungan warga, menjadi kunci penting untuk mencapai visi tersebut.


Semoga aspirasi masyarakat dan pengelola Geyser Cisolok ini dapat didengar oleh pemerintah daerah untuk pengembangan pariwisata Sukabumi yang lebih baik.


Iyan Mufti

Type above and press Enter to search.