Depok. Panambur.com . - Wali Kota Depok Supian Suri menghadiri acara Bimbingan manasik haji tingkat Kota Depok tahun 1447 Hi/2026 M, yang digelar oleh Kementerian Haji Kota Depok, di Masjid Jami Dhuyufurrahman, jalan raya Bogor, Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos Kota Depok, Minggu (5/4/2026). Diikuti sebanyak 2400 calon jamaah haji berjalan dengan tertib dan lancar.
Dalam sambutannya, Dr. H. Supian Suri, M.M., menyampaikan pentingnya bimbingan manasik sebagai bekal utama bagi para calon jamaah haji agar dapat memahami seluruh rangkaian ibadah dengan baik dan benar. Ia juga mengingatkan para jamaah untuk menjaga kesehatan, kekompakan, serta niat yang tulus dalam menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Selain itu, Supian Suri mengungkapkan bahwa pemerintah telah memberlakukan kebijakan terkait masa antrean calon jamaah haji yang mengalami penyesuaian dari sebelumnya sekitar 29 tahun menjadi 26 tahun.
Menurutnya, kebijakan ini menjadi kabar baik bagi masyarakat, khususnya warga Kota Depok yang telah lama menantikan kesempatan menunaikan ibadah haji.
“Alhamdulillah, pada tahun 2026 jumlah calon jamaah haji Kota Depok yang akan diberangkatkan mencapai 2.423 orang. Ini menjadi kado terindah bagi Kota Depok yang tengah merayakan hari jadinya yang ke-27,” ujarnya.
Ia juga berpesan kepada seluruh calon jamaah haji untuk selalu mengingat “SS”, yakni syukur dan sabar, sebagai kunci dalam menjalani seluruh rangkaian ibadah haji. Menurutnya, kedua hal tersebut sangat penting agar para jamaah dapat menghadapi berbagai tantangan selama di Tanah Suci dengan penuh keikhlasan.
Sementara itu, Kepala Kemenhaj Kota Depok, H Fauzan, S.Kom., M.H., dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan bimbingan manasik haji ini diikuti oleh ribuan calon jamaah yang telah terdaftar untuk pemberangkatan tahun 1447 H/2026. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya memberikan pemahaman komprehensif terkait tata cara pelaksanaan ibadah haji, baik secara teori maupun praktik.
H Fauzan menambahkan, kuota haji Kota Depok pada tahun 2026 mencapai 2.631 calon jamaah haji, dengan jumlah jamaah yang akan diberangkatkan sebanyak 2.423 orang. Selisih kuota tersebut dikembalikan ke pemerintah untuk dialokasikan ke daerah lain sesuai kebijakan yang berlaku.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pemberangkatan jamaah haji Kota Depok tahun ini akan terbagi dalam enam kelompok terbang (kloter). Untuk kloter pertama dijadwalkan masuk asrama pada 22 April 2026 di Asrama Haji Bekasi sebagai tahapan awal sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.
Sejak pagi hari, ribuan calon jamaah haji dari berbagai kecamatan di Kota Depok telah memadati lokasi kegiatan dengan penuh antusias. Mereka mengikuti setiap tahapan bimbingan yang diberikan, baik berupa penyampaian materi maupun praktik langsung terkait tata cara pelaksanaan ibadah haji.
Dalam kegiatan tersebut, para pembimbing ibadah dan petugas haji memberikan penjelasan secara rinci mengenai rukun, wajib, serta sunnah haji. Para jamaah juga diajak melakukan simulasi pelaksanaan ibadah, mulai dari niat ihram, tawaf, sa’i, hingga gambaran pelaksanaan wukuf di Arafah.
Panitia penyelenggara menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam pembinaan jamaah agar lebih mandiri dan siap secara fisik maupun mental. Selain itu, manasik juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antarjamaah sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.
Dengan adanya bimbingan manasik haji ini, diharapkan seluruh calon jamaah haji Kota Depok dapat melaksanakan ibadah dengan lancar, aman, dan memperoleh predikat haji yang mabrur.(NS).
