CIANJUR, — Senyuman merekah di wajah puluhan anak yatim dan lansia saat menerima santunan di Gang Bali RW 15, Kelurahan Bojongherang, Kecamatan Cianjur, pada Kamis (25/6/2026). Sebanyak 55 anak yatim dan 10 lansia menjadi penerima manfaat dari kegiatan sosial yang digagas keluarga besar Majelis Taklim Ar-Rohmah, berkolaborasi dengan komunitas Bagong Mogok serta anggota DPRD Kabupaten Cianjur fraksi PKB, Gopar Hendra Gunawan.
Suasana haru dan syukur menyelimuti acara yang berlangsung sederhana namun sarat makna tersebut. Puluhan pasang mata tampak berbinar, sementara para lansia tersenyum sembari mengusap dada, merasakan kehangatan kepedulian yang hadir di tengah keterbatasan mereka.
Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan setiap tanggal 10 Muharam, bertepatan dengan Hari Asyura yang memiliki nilai historis dan spiritual mendalam dalam tradisi Islam. Bagi pengelola Majelis Taklim Ar-Rohmah, momen ini bukan sekadar perayaan, melainkan panggilan jiwa untuk menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang paling membutuhkan.
Ketua panitia pelaksana, Hj. Tini, didampingi Ibu Enung Sugiarti, menyampaikan bahwa santunan ini adalah bentuk rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT, sekaligus implementasi nyata ajaran Islam untuk senantiasa berbagi.
"Kegiatan ini rutin kami lakukan setiap 10 Muharam. Ini bukan sekadar seremonial, melainkan panggilan hati dan kewajiban moral untuk hadir di tengah mereka yang membutuhkan. Kami berharap santunan ini bisa meringankan beban dan menghadirkan senyuman di wajah anak-anak yatim serta para lansia," ujar Hj. Tini dengan suara bergetar haru.
Keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari sinergi berbagai pihak. Donatur yang turut mensukseskan acara berasal dari keluarga besar Majelis Taklim Ar-Rohmah, komunitas Bagong Mogok yang dikenal giat dalam aksi-aksi sosial, serta Gopar Hendra Gunawan, anggota DPRD Kabupaten Cianjur yang konsisten terjun langsung membantu warganya.
Ketua RW 15 Kelurahan Bojongherang, Yayan S. Azis, memberikan apresiasi mendalam terhadap kegiatan mulia ini. Dalam sambutannya yang menggetarkan hati para hadirin, ia mengingatkan pentingnya memelihara anak yatim sebagai amanah yang tidak boleh ditelantarkan.
"Anak-anak yatim harus kita jaga dan pelihara. Jangan sampai mereka ditelantarkan, dicaci, apalagi dizalimi. Karena Nabi Muhammad SAW telah menyampaikan bahwa kedudukan beliau di surga dengan orang yang menyantuni anak yatim itu sangat dekat, jaraknya ibarat jari tengah dan telunjuk. Sungguh, ini adalah amalan yang luar biasa mulia," tutur Yayan dengan mata berkaca-kaca.
Pernyataan itu mengingatkan pada sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, bahwa orang yang memelihara anak yatim akan bersama-sama dengan Nabi di surga. Hadis ini menjadi penguat semangat bagi para donatur dan panitia untuk terus istiqamah dalam menjalankan kegiatan sosial ini. (Jib)

