BSMoBSMlBSYlTpG8Tfd5TfM5BA==

Rapat Sinkronisasi SPPG Se-Kecamatan Karangtengah: Menuju Pemerataan Gizi yang Merata dan Tepat Sasaran


CIANJUR, panambur.com – Dalam upaya meningkatkan efektivitas program unggulan nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), Pemerintah Kecamatan Karangtengah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) menggelar Rapat Sinkronisasi Pemerataan Penerima Manfaat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kecamatan Karangtengah Rabu 17 Juni 2026. 


Kegiatan yang berlangsung di Aula Desa Ciherang ini menjadi momentum penting dalam memastikan program bergizi gratis menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara adil dan merata.


Rapat yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran pimpinan kecamatan, di antaranya Camat Karangtengah Dony Herdyana, Kapolsek Karangtengah, perwakilan Puskesmas, perwakilan Danramil Karangtengah, serta seluruh mitra SPPG se-Kecamatan Karangtengah. Tak ketinggalan, Babinsa dan Babinkamtibmas turut hadir memeriahkan forum diskusi yang penuh makna ini. Kehadiran seluruh unsur Forkopimcam menjadi bukti nyata sinergitas dan komitmen kuat dalam mensukseskan program prioritas nasional yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.


Ketua Koordinator Kecamatan (Korcam) SPPG Karangtengah, Wahyu Nurjaman, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan amanat dari Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2025 tentang Sinkronisasi Penerima Manfaat Program Makan Bergizi Gratis. "Kegiatan hari ini adalah bentuk implementasi dari SE Nomor 3 Tahun 2025 yang bertujuan melakukan pemerataan penerimaan manfaat agar tidak terjadi tumpang tindih dan kesenjangan antardapur SPPG," ujar Wahyu.


Wahyu memaparkan perkembangan program MBG yang cukup menggembirakan di Kecamatan Karangtengah. Saat ini, terdapat 27 dapur SPPG yang telah beroperasi (running) di wilayah Karangtengah. Jumlah penerima manfaat pada bulan Mei 2026 mencapai sekitar 65.000 orang, sementara berdasarkan hasil validasi dari pusat, tercatat 63.940 penerima manfaat yang telah tervalidasi.


"Masih ada 12 dapur yang belum melakukan validasi. Dengan demikian, data bisa tetap 63.940 atau bisa bertambah seiring dengan proses validasi yang terus berjalan," jelasnya.


Dalam paparannya, Wahyu Nurjaman juga menyampaikan bahwa evaluasi kinerja dapur SPPG dilakukan secara rutin setiap minggu, atau rata-rata dua kali dalam sebulan melalui pertemuan berkala. Koordinasi dengan Forkopimcam setempat juga dilaksanakan sebulan sekali untuk memantau perkembangan dan mengatasi kendala di lapangan.


"Alhamdulillah, selama satu setengah tahun terakhir, di Karangtengah tidak ada kejadian yang membahayakan. Perkembangan SPPG di sini sangat kondusif dan berjalan dengan baik," ungkapnya.


Wahyu juga mengenang perjalanan program MBG yang dimulai dari satu dapur pertama di Sindanglaka hingga kini berkembang menjadi 27 dapur SPPG yang tersebar di seluruh wilayah Kecamatan Karangtengah. "Ini adalah pencapaian luar biasa yang patut kita syukuri bersama," tambahnya.


Rapat sinkronisasi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menata ulang program MBG agar lebih efektif dan efisien. Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) terus melakukan berbagai langkah strategis untuk memastikan program tetap berkelanjutan secara fiskal tanpa mengorbankan target gizi penerima manfaat.


Dengan adanya sinkronisasi dan pemerataan ini, diharapkan seluruh penerima manfaat di Kecamatan Karangtengah mendapatkan pelayanan gizi yang optimal. Tidak ada lagi tumpang tindih atau kesenjangan jumlah penerima antar dapur SPPG. Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu visi besar Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 pun dapat berjalan dengan lancar dan tepat sasaran.


"Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memastikan program ini memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Karangtengah," pungkas Camat Karangtengah Dony Herdyana mengakhiri rapat yang penuh optimisme tersebut.


Tentang Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Program Makan Bergizi Gratis merupakan inisiatif strategis pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan meningkatkan status gizi masyarakat Indonesia, khususnya anak-anak usia sekolah dan kelompok rentan. Dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, program ini diharapkan dapat menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.


Nang.

Type above and press Enter to search.