CIANJUR, panambur.com – Kompetisi sepak bola usia muda Piala Soeratin kelompok umur (KU) 13 dan 15 tingkat Kabupaten Cianjur resmi dibuka di Lapangan Badak Putih, Sabtu (1/8/2026). Sebanyak 45 tim dari 28 klub ambil bagian, terdiri dari 22 tim KU-13 dan 23 tim KU-15, menandai tingginya antusiasme pembinaan usia dini di wilayah tersebut.
Pembukaan dilakukan langsung oleh Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Cianjur, Beny Rustandi, didampingi Ketua Panitia Pelaksana Ihamza Pakpahan, SH, MH, CLA, serta jajaran pengurus PSSI Cianjur. Turnamen yang menjadi agenda rutin PSSI ini akan berlangsung selama delapan hari penuh dengan seluruh pertandingan dipusatkan di Lapangan Badak Putih.
Beny Rustandi menegaskan bahwa Piala Soeratin merupakan kompetisi berjenjang yang mengikuti regulasi dari Asprov PSSI Jawa Barat. Para juara di tingkat kabupaten akan mewakili Cianjur ke tingkat provinsi, dan berpeluang melaju ke putaran nasional.
“Ini adalah kejuaraan berjenjang untuk amatir. Yang juara dari tingkat kabupaten nanti akan mewakili di tingkat Jawa Barat, dan tentunya dari Jawa Barat akan berlanjut ke tingkat nasional,” ujar Beny.
Selain menjadi ajang pencarian bibit potensial, turnamen ini disebut Beny sangat penting bagi persiapan Kabupaten Cianjur menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Ia juga menyampaikan bahwa saat ini PSSI Cianjur dinahkodai Pelaksana Harian (PLH) Hendri Juanda, SH, sebagai bagian dari upaya konsolidasi organisasi menjelang multievent tersebut.
“Kabupaten Cianjur sangat berkepentingan dalam persiapan Porprov. Alhamdulillah, cabang olahraga sepak bola ikut serta di Porprov,” tambahnya.
Ketua Panitia Ihamza Pakpahan mengungkapkan apresiasi atas dukungan semua pihak yang membuat pembukaan berjalan lancar meski waktu persiapan sangat singkat.
“Persiapan hanya dilakukan dalam tiga hari. Namun berkat arahan dan petunjuk dari Ketua KONI Cianjur yang terus menggerakkan dan berkomunikasi dengan Asprov PSSI Jawa Barat, seluruh rangkaian acara bisa berlangsung baik. Kami berharap Cianjur mendapat penanganan sepak bola yang lebih maksimal ke depan,” ungkap Ihamza.
Dengan bergulirnya Piala Soeratin 2026, Cianjur kembali menegaskan komitmennya dalam membina pemain muda. Ajang ini diharapkan mampu melahirkan talenta-talenta baru yang tidak hanya mengharumkan nama daerah di level provinsi dan nasional, tetapi juga memperkuat fondasi tim menghadapi Porprov mendatang.
Nang.
