BSMoBSMlBSYlTpG8Tfd5TfM5BA==

Seorang Gadis Menjadi Korban Pelecehan Seksual Di Lhokseumawe, Orang Tua Korban Resmi Laporkan Ke Polres


Lhokseumawe, - Nasib pilu yang dialami seorang gadis di salah satu desa Kota Lhokseumawe setelah dirinya mengalami pelecehan seksual terhadap dirinya.


Sebut saja Mawar (26), dia harus mengalami perlakuan yang senonoh disaat kondisi rumah dalam keadaan kosong.


Menurut pengakuan dirinya, pelecehan tersebut bermula pada Jum'at (26/06) sekitar pukul 17.00 wib disaat dirinya sedang menyapu ruang tamu rumahnya, secara tiba-tiba pelaku MS (73) masuk ke rumah nya dan langsung memeluk dirinya.


Korban sempat memberikan perlawanan, namun dengan beberapa kata ancaman dari pelaku, pelaku sempat berhasil memegang di beberapa bagian intim dari korban.


"Saya sempat melawan disaat beliau memeluk saya dari depan, namun setelah mengetahui dirumah hanya ada saya sendiri pelaku pun memegang bagian intim dari tubuh saya," ungkap mawar


Setelah beberapa kali melawan, akhir nya mawar berhasil melepaskan diri dari pelaku dan langsung berlari ke rumah tetangga.


Pada malam hari nya ketika ibu korban pulang dari rumah sakit, korban lalu melaporkan hal tersebut kepada ibu nya. Namun pelaku diketahui sudah menghilang kan diri dari Desa tersebut selama beberapa hari.


Kasus tersebut sempat menghebohkan desa tersebut, sosok mawar (red) diketahui oleh masyarakat di desa tersebut mengalami sakit bocor jantung sejak kecil.


Menurut pengakuan ibu korban, disaat terjadi nya pelecehan tersebut korban baru saja sembuh dari penyakitnya yang sering kumat.

"Kalau sakit nya sedang kumat, dia bisa tidak sadarkan diri selama 3 hari dan mengalami muntah darah," sebutnya


Tak hanya itu, ayah korban juga diketahui sudah 10 tahun mengalami lumpuh. Sehingga untuk menghidupi keluarga ibu korban bekerja sebagai tukang parkir di salah satu pasar di Kota Lhokseumawe.


Pada Kamis malam (09/07), pihak aparatur desa setempat menyelenggarakan audiensi terhadap kedua belah pihak mengingat korban dan pelaku adalah warga di desa yang sama sehingga dilakukan mediasi diantara kedua belah pihak.


Namun melihat sikap arogansi daripada pelaku dan keluarga pelaku, ibu korban tidak menerima untuk berdamai dan meminta agar kasus ini ditangani oleh pihak penegak hukum.


"Anak saya sempat mengalami ancaman dari pelaku jikalau kasus ini berlanjut maka akan dibunuh, sehingga saya tidak menerima dan meminta agar di proses secara hukum," ungkapnya.


Alhasil pada Senin (13/07), Orang Tua korban secara resmi melaporkan terduga pelaku MS (73) ke Polres Lhokseumawe didampingi oleh Unit PPA dari DP3AP2KB Kota Lhokseumawe.


Laporan tersebut sudah diterima oleh Unit Tipidter Satreskrim Polres Lhokseumawe dibuktikan dengan Surat Tanda Penerimaan Laporan Nomor : STPL/211/VII/RES.1.24/2026/Reskrim dan Laporan Informasi Nomor : LI/211/VII/2026/Reskrim.


Dengan resmi nya dilaporkan ke Polres Lhokseumawe, orang tua korban berharap pelaku bisa di hukum dengan seadil-adilnya tidak ada intervensi dari pihak manapun.


Hingga berita diturunkan, media ini masih berupaya melakukan konfirmasi terhadap para pihak, media ini tetap membuka hak jawab dan klarifikasi dari pihak terkait.

Zulfan

Type above and press Enter to search.