CIANJUR, 13 Juli 2026 – Menjelang tahun ajaran baru 2026-2027, sebanyak 642 guru Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, mengikuti kegiatan Pembinaan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yakni 13-14 Juli 2026, bertempat di Gedung PGRI Kecamatan Karangtengah.
Acara yang merupakan kolaborasi Kordik Kecamatan Karangtengah, K3S, dan PC PGRI ini mengusung tema "Peningkatan Integritas dan Disiplin Pegawai Sebagai Kunci Utama Layanan Pendidikan Prima".
Ketua K3S Kecamatan Karangtengah, Rahmat Sobandi, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan dibagi dalam dua sesi untuk menampung seluruh peserta.
"Hari pertama diikuti oleh guru dari Gugus Gadung, Karangtengah, dan Perumnas sebanyak 316 orang. Hari kedua diikuti 325 guru dari Gugus Sukasari, Maleber, dan Gojong," ujar Rahmat.
Materi pembinaan mencakup disiplin pegawai, keorganisasian PGRI, pencegahan bullying, serta implementasi Kurikulum Merdeka—mulai dari Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hingga teknis pembelajaran.
Senada dengan hal tersebut, Kordik Kecamatan Karangtengah, Yusup Riyadi, M.Pd., memberikan apresiasi tinggi atas antusiasme para tenaga pendidik. Ia menekankan pentingnya konsep pendidikan yang ramah anak, ramah lingkungan, dan ramah biaya.
"Kami berharap seluruh guru dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya di tahun ajaran baru, dengan tetap mengedepankan pelayanan prima bagi orang tua murid dan siswa," ungkap Yusup.
Sementara itu, Pemi Rusmiyanti, M.Pd., selaku pengawas bina sekaligus narasumber, menambahkan bahwa kompetensi adalah kunci keberhasilan pendidikan. "Kompetensi yang terus diasah akan melahirkan guru profesional, pembelajaran bermutu, dan peserta didik yang berprestasi," tegasnya.
Kegiatan pembinaan yang menghadirkan enam pemateri dari unsur pengawas, PLS, dan organisasi profesi ini diharapkan menjadi suntikan semangat bagi tenaga pendidik untuk menyongsong tantangan pendidikan di tahun ajaran yang akan datang.
Red Arif

