BSMoBSMlBSYlTpG8Tfd5TfM5BA==

Pemuda Jangan Jadi Penonton, Muabbir Dorong Generasi Muda Ambil Peran dalam Pembangunan Bangsa


JAKARTA, — Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2027 diharapkan tidak berhenti pada seremoni tahunan. Peringatan kemerdekaan harus menjadi momentum bagi generasi muda untuk merefleksikan perjuangan bangsa sekaligus mengambil peran nyata dalam menentukan arah pembangunan dan masa depan Indonesia.


Harapan tersebut disampaikan Muabbir, ST, kader muda Partai Gerindra sekaligus Tenaga Ahli DPR RI. Menurutnya, pemuda memiliki posisi strategis dalam meneruskan semangat kemerdekaan di tengah perubahan zaman yang berlangsung begitu cepat.


“Kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang perjuangan para pendahulu, tetapi bagaimana generasi hari ini mampu melanjutkan perjuangan tersebut melalui karya, inovasi, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Muabbir.


Ia menilai semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui kerja nyata dan peningkatan kapasitas generasi muda. Pemuda, kata dia, tidak boleh hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan, tetapi harus berani mengambil peran sesuai kemampuan, keahlian, dan bidang masing-masing.


“Pemuda harus menjadi bagian dari pembangunan. Program-program prioritas pemerintah tentu membutuhkan dukungan dan partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda. Jangan hanya menjadi penonton, tetapi ikut mengambil peran sesuai dengan kemampuan dan bidang masing-masing,” katanya.


Muabbir juga mendorong anak muda untuk ikut mendukung berbagai program prioritas pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat pembangunan nasional. Dukungan tersebut, menurutnya, tidak selalu harus diwujudkan melalui politik praktis, tetapi dapat dilakukan melalui partisipasi sosial, inovasi, pendidikan, kewirausahaan, teknologi, hingga kegiatan kemasyarakatan.


Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang semakin cepat, ia mengingatkan pentingnya kemampuan beradaptasi. Generasi muda harus mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana produktif untuk menciptakan karya dan memberikan solusi terhadap berbagai persoalan masyarakat.


Namun demikian, Muabbir menegaskan bahwa dukungan terhadap pemerintah tidak berarti menghilangkan sikap kritis. Menurutnya, pemuda harus mampu menjadi mitra kritis pemerintah dengan memberikan masukan, gagasan, dan kritik yang konstruktif demi menghasilkan kebijakan yang semakin berpihak kepada kepentingan masyarakat.


“Pemuda harus berani bermimpi besar, tetapi juga harus mau bekerja keras untuk mewujudkan mimpi tersebut. Indonesia membutuhkan generasi yang kompeten, berintegritas, memiliki kepedulian sosial, dan mampu menjaga persatuan,” ujarnya.


Perluas Ruang Anak Muda dalam Pembangunan

Sebagai kader muda Partai Gerindra dan Tenaga Ahli DPR RI, Muabbir juga menekankan pentingnya membuka ruang yang lebih luas bagi generasi muda untuk menyampaikan gagasan dan terlibat dalam proses pembangunan maupun pengambilan kebijakan publik.


Ia berharap semakin banyak anak muda yang tidak apatis terhadap berbagai persoalan bangsa. Sebaliknya, generasi muda harus tampil sebagai bagian dari solusi dengan mengambil peran berdasarkan kapasitas dan keahlian yang dimiliki.


“Harapan saya, di usia Indonesia yang semakin matang, pemuda tidak kehilangan idealisme. Jadikan teknologi sebagai alat untuk berkarya, politik sebagai ruang pengabdian, dan pendidikan sebagai fondasi untuk membangun masa depan. Mari kita dukung program-program prioritas pemerintah dengan semangat gotong royong dan tetap memberikan kontribusi terbaik untuk masyarakat,” tutur Muabbir.


Menurutnya, pembangunan bangsa tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia pendidikan, pelaku usaha, organisasi kemasyarakatan, serta generasi muda.


Karena itu, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada 2027 diharapkan dapat menjadi titik penguatan kolaborasi lintas elemen bangsa, khususnya dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan Indonesia di masa mendatang.


Muabbir menambahkan, generasi muda tidak cukup hanya memiliki kecerdasan intelektual. Mereka juga harus memiliki karakter kebangsaan yang kuat, integritas, kepedulian sosial, serta kesadaran untuk menjaga persatuan dan toleransi.


“17 Agustus harus menjadi pengingat bahwa bangsa ini dibangun oleh orang-orang yang memiliki keberanian untuk bermimpi tentang Indonesia yang merdeka. Tugas pemuda hari ini adalah meneruskan mimpi itu dengan menghadirkan Indonesia yang semakin maju, adil, dan sejahtera,” pungkasnya.

Selamat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Merdeka!

Red

Type above and press Enter to search.