DEPOK – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW digelar di Makam Kramat Raden Sajam Santa Nagara, Ratujaya, Depok, pada Senin-Selasa, 24-25 Agustus 2026, mulai pukul 19.00 hingga 01.00 WIB. Kegiatan berlangsung khidmat dan diisi dengan tausiyah, tawasulan, serta silaturahmi keluarga besar Raden Sajam Santa Nagara.
Kegiatan mengusung tema “Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW untuk Membangun Pribadi dan Masyarakat yang Berkah.”
Acara tersebut dihadiri Lurah Ratujaya Irwan, Kuncen Makam Kramat H. Arifin, cicit Syekh Sajam Santa Nagara sekaligus pengurus makam Srengseng Kyai Langitan H. Saprudin, Ustadz Kamal, H. Alvin Wijaya selaku Ketua DPD PJPM Kota Depok, Abah Denny Syaefuddin selaku Ketua DPD PJPM Bogor Raya, Babinsa Samsul, Binmas Sartono, Ketua RW 11 Hendra, LPM Pandu, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Lurah Ratujaya Irwan mengatakan bahwa momentum Maulid Nabi Muhammad SAW dapat menjadi kesempatan untuk mengambil hikmah dan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan serta bersama-sama mengawasi anak-anak agar tidak terjerumus dalam kenakalan remaja.
Sementara itu, Kuncen Makam Kramat H. Arifin berharap usulan rehabilitasi makam dapat segera direalisasikan. Menurutnya, keberadaan makam memiliki nilai sejarah dan perlu mendapat perhatian agar tetap terawat.
Dalam kesempatan yang sama, H. Saprudin, cicit Syekh Sajam Santa Nagara sekaligus pengurus Makam Srengseng Kyai Langitan, menyampaikan risalah mengenai garis keturunan Syekh Sajam hingga Eyang Prabu Siliwangi.
Menurut H. Saprudin, kegiatan Maulid Nabi juga menjadi momentum penting untuk mempertemukan kembali para kerabat dan sadulur.
“Dengan adanya kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW, kita dapat bertemu dengan para kerabat dan sadulur,” ungkapnya.
Abah Denny Syaefuddin yang didampingi H. Alvin Wijaya menambahkan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan keluarga besar Raden Sajam Santa Nagara.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustadz Kamal mengingatkan jamaah agar menjadikan akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam kehidupan pribadi maupun bermasyarakat.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa tawasulan dan makan bersama. Suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan mewarnai acara hingga selesai.
Red Denis

