SURABAYA, – Sebagai langkah strategis dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Kementerian Pertahanan RI terus mematangkan kesiapan sistem pertahanan militer melalui modernisasi alutsista dan penguatan sumber daya nasional. Salah satu langkah konkretnya adalah melalui pembentukan dan perekrutan Komponen Cadangan (Komcad) Reguler Matra Laut tahun 2026 yang proses seleksinya kini tengah berlangsung di Surabaya.
Pembentukan Komcad dilakukan secara sukarela, melibatkan antusiasme warga yang ingin berkontribusi langsung bagi pertahanan negara. Berdasarkan laporan kesiapan Komcad Matra Laut 2026, tahapan seleksi ketat telah dijalani oleh ratusan pendaftar.
Proses seleksi diawali dengan pemeriksaan administrasi yang dipusatkan di Komando Pendidikan Marinir (Kodikmar) pada 7-8 September 2026. Seleksi berlanjut ke tahap pemeriksaan kesehatan pada 9-10 September 2026 di Rumah Sakit Marinir Ewa Pangalila, Surabaya. Dari total 569 pendaftar yang mengikuti pemeriksaan kesehatan, sebanyak 500 orang dinyatakan lulus, sementara 69 lainnya gugur.
Para peserta yang lolos kemudian melanjutkan tahapan seleksi berupa pengambilan data jasmani, psikologi, dan mental ideologi pada 11-15 September 2026 di Kodikmar. Hasilnya, 500 peserta konsisten dinyatakan lulus dan berhak melanjutkan ke tahap berikutnya.
Mempersiapkan SDM Pertahanan yang Kompleks
Pada 21 September 2026, ke-500 peserta terpilih secara resmi membuka rangkaian Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan. Direncanakan, mereka akan ditetapkan secara resmi sebagai anggota Komponen Cadangan pada 19 November 2026 mendatang.
Dalam upacara pembukaan tersebut, dibacakan amanat Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, yang disampaikan oleh Wadan Kodiklatal, Laksamana Muda TNI Singgih Sugiarto. Menhan menekankan pentingnya keterlibatan seluruh sumber daya nasional dalam menghadapi dinamika ancaman global, regional, dan nasional yang semakin kompleks dan multidimensional.
“Kondisi perkembangan strategis saat ini menuntut penguatan sistem pertahanan negara yang tangguh dengan melibatkan seluruh komponen sumber daya nasional,” ujar Menhan dalam amanatnya.
Keberadaan Komcad ini nantinya akan disiapkan untuk dimobilisasi guna memperkuat kemampuan utama TNI dalam menjaga kedaulatan negara saat dibutuhkan. Pembentukan ini menjadi bukti nyata keseriusan Indonesia dalam membangun kekuatan pertahanan yang adaptif dan komprehensif.
Red Arif
