BSMoBSMlBSYlTpG8Tfd5TfM5BA==

Opening Komunitas Belajar Bagi Tutor Dan Kepala PKBM Tahun 2026 Dinas Pendidikan Kota Depok


Depok. Panambur.com. -  Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok,Wahid Suryono S.Pi , membuka acara Kegiatan Opening Komunitas Belajar Bagi Tutor dan Kepala PKBM Tahun 2026, di Aula lantai 10, Gedung Baleka II. Jum'at (23/10/2026). Diikuti sekitar 200 peserta dari seluruh Tutor dan Kepala PKBM  se-kota Depok.


Acara opening dihadiri, Kadisdik Kota Depok, Wahid Suryono SPI,, Kabid Pendidikan dan Kemasyarakatan, Destiana Rachmawati,  Kasi Dikmas, Abdul Manan, 

Danu Santoso, Anwar Hamdan, M. Sumardi, dan para Pemilik PKBM Kota Depok.


Kegiatan tersebut akan berlangsung selama 3 pekan setiap hari Sabtu bertempat di SMPN 2 Depok.


Destiana Rachmawati Kabid Pembinaan Paud Dikmas Kota Depok, menjelaskan, "Komunitas belajar PKBM memang belum ada di Pendidikan Nonformal , baru beberapa hari Pak Anwar Penilik PKBM, membuat gagasan lewat google forrm yang di bagikan ke seluruh PKBM Kota Depok, dan hasilnya sekitar 200 Tutor dan Kepala PKBM se-kota Depok yang mendaftar". 


Dari 200  peserta akan dibagi menjadi 8 kelompok yang akan di pandu oleh fasilitator dan untuk narasumber akan dihadirkan dari Bandung.


"Komunitas belajar ini sebagai bentuk dari upaya Pemerintah Kota Depok untuk  memberikan bagaimana memiliki Tutor berkompetensi yang baik yang memiliki daya saing dan berdaya juang di era saat ini". Jelas Destiana.


Para Tutor dan Kepala PKBM bisa saling belajar mengembangkan kompetensi secara mandiri, agar kualitas Tutor di Kota Depok akan ada percepatan peningkatan.


Kadis Wahid Suryono, memberikan apresiasi dan terimakasih kepada seluruh peserta yang sudah menyambut dan  mengikuti acara ini dan bergabung di komunitas belajar.


"Dengan adanya komunitas belajar para tutor agar bisa bersemangat belajar  kembali untuk memotivasi agar bisa saling memberikan informasi tentang program belajar untuk dikembangkan pada masing-masing satuan pendidikan di lembaganya".


"PKBM adalah kegiatan belajar yang fleksibel, pesertanya fleksibel, usianya fleksibel, belajarnya fleksibel, untuk membantu program Pemerintah agar tidak ada anak yang tidak sekolah, karena sekolah dan belajar itu tidak ada batas usia".


"Membuat pembelajaran yang mengikuti teknologi, karena technologi zaman modern sekarang lebih cepat sekali perkembangannya'.


"Diera digitalisasi sekarang diharapkan para tutor yang kompeten agar bisa memberikan pembelajaran kepada siswa-siswinya bisa menguasai technologi digitalisasi yang lebih canggih". Pesan Wahid.


Pada kesempatan itu Danu Santoso memberikan informasi terkait tentang draf usulan Insentif untuk para Tutor PKBM yang akan di bagikan sebesar Rp 200,ribu per bulannya, yang sudah mengabdi di atas dua tahun, dan rp.380,ribu per tiga bulan.


Acara ditutup dengan do'a yang dipimpin oleh Anwar Hamdan, Penilik PKBM. (NS)

Type above and press Enter to search.