Walesi, -- Kegiatan Pembinaan Teritorial (Binter) oleh Satgas TNI di Papua aktif membantu evakuasi kendaraan yang mengalami kecelakaan, termasuk truk tergelincir atau terperosok, sebagai bagian dari Bakti TNI untuk membantu kesulitan rakyat dan meningkatkan kemanunggalan TNI-Rakyat.
Satgas Yonif 521/DY segera bertindak cepat setelah mendapat laporan dari Kepala suku/Ondo api Bapak Sodik Aso dan sekaligus Tokoh yang Membangun Masjid Haji Ipon Asso yang saat ini masih proses pembangunanya.
Dalam proses evakuasi, Tim Gerak Cepat mengerahkan peralatan yang dimiliki dan bekerja sama dengan warga sekitar Distrik Walesi, Jayawijaya, Papua Pegunungan (18/01/2026). Melakukan evakuasi dan memulihkan kondisi truk yang terguling, Proses evakuasi ini yang dilakukan dengan penuh kehati-hatian, memastikan truk tersebut dapat segera diatasi dan menghindarkan potensi bahaya yang lebih besar dan upaya evakuasi truk yang terguling berhasil dilakukan sehingga kendaraan dapat kembali beroperasional.
bahwa tindakan untuk mengatasi kesulitan warga dalam bentuk membantu evakuasi korban kecelakaan merupakan salah wujud kepedulian yang nyata dari Satgas Yonif 521/DY terhadap keselamatan warga sipil di daerah wilayah penugasan Menyikapi kejadian tersebut untuk membantu proses evakuasi.
Komandan Satgas Yonif 521/DY Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata,S.E,M.I.P,
Komitmennya dalam membantu Masyarakat yang tengah dilanda musibah. Kali ini Satgas Yonif 521/DY turun langsung untuk memberikan bantuan di Distrik Walesi,Jayawijaya, Papua Pegunungan, dengan melakukan evakuasi sebuah truk bermuat pasir untuk pembangunan salah satu Masjid di Papua yang terbalik di kawasan tersebut.
Kejadian ini menggambarkan bagaimana TNI berperan aktif dalam menjaga solidaritas dan kepedulian terhadap warga di daerah yang memerlukan.
Evakuasi ini menonjolkan peran cepat tanggap prajurit TNI di lapangan, baik dalam situasi darurat kecelakaan lalu lintas maupun perbaikan infrastruktur, dan Sekaligus bagikan sembako, berupa beras ,mi insta, gula, kopi maupun rokok untuk Masyarakat yang mengalami musibah agar tidak trauma yang berkepanjangan serta tidak mengabaikan sisi keamanan dalam bertugas.
M Hamzah
