CIANJUR – Rangkaian komitmen merawat lingkungan dan mencegah bencana diwujudkan Partai PDI Perjuangan di Kabupaten Cianjur, melalui aksi nyata penanaman pohon.
Dengan mengusung tema "Merawat Pertiwi Melalui Penanaman Bibit Pohon", kegiatan digelar di Wana Wisata Pokland, Desa Haurwangi, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, pada Minggu 8 Februari 2026.
Acara yang dihadiri Ketua dan anggota DPC partai, petani, serta masyarakat setempat ini dipimpin langsung oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cianjur, Susilawati, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cianjur periode 2024-2029.
Susilawati menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari aksi rutin partai yang berkelanjutan.
"Ini merupakan kegiatan rutin partai untuk melaksanakan gotong royong merawat Pertiwi. Kita menanam di sekitar wilayah sumber mata air, seperti di Sungai Cinangsi yang berada di kawasan Wana Wisata Pokland ini," ujarnya.
Penanaman dilakukan dengan pola agroforestri yang cermat. Di area lereng dan titik kritis, ditanam pohon-pohon keras seperti Mahoni dan Jati untuk memperkuat struktur tanah.
Sementara di bagian yang lebih aman, ditanam berbagai jenis pohon buah seperti Durian, Rambutan, dan Lengkeng, yang diharapkan dapat memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.
"Selain kegiatan rutin partai yang berkolaborasi dengan petani, ini juga untuk masa depan anak cucu kita. Agar tidak terjadi longsor di wilayah-wilayah sungai, yang merupakan sumber kehidupan dan peradaban," harap Susilawati.
Kader besutan Megawati Sukarno Putri itu, mengungkapkan bahwa program ini bersifat menyeluruh dan bergerak ke berbagai titik kritis di Cianjur.
"Titiknya tidak di sini saja. Sebelumnya sudah dilakukan di Desa Sukasari, Kecamatan Cilaku, lalu di Desa Sukajadi, Kecamatan Karangtengah, Ini titik ketiga, dan insya Allah akan bergeser ke semua kecamatan," jelasnya.
Kolaborasi erat dalam kegiatan ini terjalin dengan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Jawa Barat. Darwin, Sekretaris LMDH Jabar yang didampingi Juanda dari Anggota Tata Usaha Hutan (ATH), menyambut baik sinergi ini.
"Hari ini kita kolaborasi antara paguyuban LMDH Jawa Barat dengan Ibu Susilawati sebagai ketua partai sekaligus wakil ketua DPRD Kabupaten Cianjur, untuk perlindungan mata air dan pemberdayaan masyarakat desa hutan melalui agroforestri, sudah dilakukan," ujar Darwin.
Ia memaparkan bahwa penanaman kombinasi tanaman keras dan buah-buahan di kawasan Hutan Pangkuan Desa (HPD) seluas 28 hektare ini memiliki tujuan ganda.
"Di sini nanti ke depannya jadi pusat perlindungan mata air. Sementara, di area lain dikembangkan untuk pemberdayaan masyarakat dan wisata alam," jelas Darwin.
Aksi penanaman ini mendapatkan apresiasi dari warga setempat yang melihat langsung manfaat jangka panjangnya. Tidak hanya sebagai upaya konservasi lingkungan dan mitigasi bencana, program berkelanjutan ini juga diharapkan dapat menggerakkan ekonomi warga melalui hasil hutan bukan kayu, sekaligus memperkuat ketahanan ekologi wilayah Cianjur untuk generasi mendatang.
Nang
