Bandung, 21 Mei 2026 – Media independen relawan _Koranprabowo.id_ mengalami lumpuh total sejak 2 Mei 2026 hingga 21 Mei 2026, lebih dari 17 hari. Akibatnya, puluhan ribu relawan Prabowo-Gibran dan pembaca kehilangan hak atas informasi publik.
Arief Priatna Suwendi, Kord. Nasional Koranprabowo.id, menyatakan dugaan kuat adanya 'kelalaian sistemis dari penyedia jasa hosting PT. QCI (Qwords).
"Hingga Rabu 21 Mei 2026 pukul 02.51 dini hari, tidak ada itikad baik dari PT QCI atas kejadian ini. Web kami masih mati, distribusi informasi dari relawan untuk publik macet. Kami sudah sampaikan bukti dan kronologis 19 halaman ke pihak berwenang," ujar Arief.
Tapi siapa yang bisa menyalahkan jika relawan menduga ada grand-design 'pembunuhan' media relawan pendukung Prabowo - Gibran , tambah Arief yang sedang menunggu waktu audiensi dengan Kastaf Presiden RI.
"Laporan resmi telah kami kirim juga ke Menteri Komdigi RI, Mensesneg, MenHAM, Kabareskrim, Ombudsman, Kapolda Jabar, Kepala Ditressiber Polda Jabar, Kepala BKPN RI, Kepala BPSK Jabar, dsb. Kami lakukan ini sebagai amanah teman teman relawan Koranprabowo.id, Koranjokowi.com, 32.000 viewers kami, jutaan pendukung Presiden Prabowo - Wapres Gibran serta keinginan NEGARA HADIR TEGAKAN KEDAULATAN INFORMASI MEDIA RELAWAN PRABOWO - GIBRAN. Ini juga evaluasi untuk instansi terkait agar tidak mudah memberikan ijin pendirian perusahaan yang menyangkut Komdigi , hosting atau server diseluruh Indonesia kalau pun dalam iklannya mengaku 'kelas internasional", pungkas Arief yang juga KordNas. Koranjokowi.com.
(Red-01/Foto.ist)
