BSMoBSMlBSYlTpG8Tfd5TfM5BA==

Keributan Pengendara R4 dan R2 di Puncak Bogor Viral, Polisi: Tidak Ada Laporan Resmi


CIANJUR, – Insiden cekcok antara pengendara kendaraan roda empat (R4) dan roda dua (R2) di kawasan Puncak, Bogor, viral di media sosial. Dalam video yang beredar, suasana jalan tampak ramai ketika pertikaian kedua belah pihak terjadi di tengah arus lalu lintas. Situasi sempat memanas dan menyita perhatian warga sekitar serta pengguna jalan lainnya. Beberapa warga sempat melerai agar kejadian tidak semakin ricuh.


Menurut Kasat Lantas Polres Cianjur, AKP Aang Suhandi, S.A.P., pihaknya segera merespons video viral tersebut.


"Setelah viral di media sosial pada hari Selasa, 12 Mei 2026, kami dari Satlantas Polres Cianjur bersama Polsek Pacet Polres Cianjur melaksanakan pengecekan terkait video tersebut," ujar AKP Aang, Rabu 13 Mei 2026.


Ia menjelaskan bahwa berdasarkan informasi dari masyarakat, kejadian diperkirakan berlangsung pada hari Senin, 11 Mei 2026, sekitar pukul 16.30 WIB, tepatnya di kawasan Puncak Pas Segar Alam.


"Sampai saat ini, Satlantas Cianjur yang didampingi Kanit Gakkum telah melakukan pengecekan sejak kemarin, namun tidak ada laporan resmi kejadian kericuhan yang disampaikan kepada kami. Kami juga mengecek layanan Polri 110, tidak ada masyarakat yang melaporkan. Begitu pula ke Polsek Pacet, hingga detik ini tidak ada laporan masyarakat terkait kejadian yang viral di Puncak Pas tersebut," tegasnya.


AKP Aang memaparkan informasi yang dihimpun dari saksi-saksi di lokasi. Setelah pengecekan pada pukul 12.30 WIB, pihaknya memperoleh keterangan dari warga sekitar yang melihat langsung kejadian pada hari Senin.


"Informasi yang kami peroleh, terjadi gesekan atau kejar-kejaran mulai dari Cisarua, Bogor, menuju Puncak Pas. Menurut saksi, awalnya ada senggolan atau klaim antara kendaraan R4 berwarna putih dengan R2. Pengendara R4 yang tadinya hendak menuju wilayah Cianjur diduga merasa ketakutan, kemudian berbalik arah menuju Bogor," jelasnya.


Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah orang mendorong water barrier ke tengah jalan hingga kendaraan R4 putih tersebut menepi ke pos istirahat Segar Alam. Di lokasi itulah terjadi percekcokan antara kedua belah pihak.


AKP Aang menambahkan bahwa informasi terakhir yang diperoleh menyebutkan kedua belah pihak sudah berdamai. Hal itu juga terlihat dalam video lain yang beredar.


"Informasi yang kami peroleh, beredar video yang menunjukkan pengendara R2 dan R4 sudah saling berdamai," ujarnya.


Lebih lanjut, polisi menduga bahwa kelompok R2 yang mengejar R4 tersebut merupakan kelompok yang dikenal dengan sebutan "Mata Elang". Dugaan lainnya, kejadian ini berkaitan dengan undang-undang pidusia.


Kasat Lantas memastikan bahwa tidak ada korban jiwa akibat kecelakaan maupun kerusakan signifikan dalam insiden ini.


"Informasi yang diperoleh di TKP (tempat kejadian perkara) menyebutkan tidak ada korban jiwa. Yang teridentifikasi hanya bekas lemparan helm ke kaca mobil R4 warna putih," pungkas AKP Aang.


Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam berlalu lintas serta tidak mudah terprovokasi. Jika mengalami atau menyaksikan pelanggaran lalu lintas, masyarakat diminta segera melaporkan ke kantor polisi terdekat atau melalui layanan 110.

Nang

Type above and press Enter to search.