CIANJUR, – Sebuah lembaran sejarah baru terukir di Kabupaten Cianjur. Untuk pertama kalinya, Polres Cianjur resmi menjadi titik pemberangkatan calon jemaah haji. Keputusan ini merupakan hasil kolaborasi antara Kepolisian Resor Cianjur, Kementerian Agama (Kemenag), dan Pemerintah Kabupaten Cianjur untuk memberikan pelayanan terbaik dan maksimal kepada masyarakat.
Langkah inovatif ini bahkan disebut sebagai yang pertama tidak hanya di Jawa Barat, tetapi juga di seluruh Indonesia.
Kapolres Cianjur, AKBP Akhmad Alexander Yurikho Hadi, mengungkapkan bahwa jumlah calon jemaah haji asal Cianjur yang akan diberangkatkan tahun ini sebanyak 73 orang. Angka tersebut berkurang satu dari kuota awal 74 orang, setelah seorang calon jemaah dinyatakan meninggal dunia.
"Totalnya 73 jemaah. Awalnya 74, tetapi satu calon jemaah haji meninggal dunia," ujar AKBP Alex, sapaan akrabnya, Selasa 12 Mei 2026.
AKBP Alex menjelaskan bahwa gagasan menjadikan Mapolres sebagai lokasi pemberangkatan lahir dari keinginan tulus untuk melayani masyarakat dari semua kalangan. Ia menegaskan bahwa Polres ingin hadir memberikan rasa aman dan nyaman, terutama bagi para lansia dan jemaah berkebutuhan khusus.
"Insya Allah, ini mungkin yang pertama di Indonesia. Polres menjadi tempat keberangkatan jemaah haji. Ini bentuk pelayanan kami kepada masyarakat," tegasnya.
Acara pemberangkatan dijadwalkan berlangsung pada hari Minggu, 17 Mei 2026. Rangkaian kegiatan akan dimulai dengan salat Subuh berjamaah di Masjid At-Taqwa yang berada di kompleks Mako Polres Cianjur pukul 04.30 WIB. Setelah itu, akan digelar prosesi pelepasan secara seremonial, sebelum para jemaah dilepas menuju Asrama Haji Bekasi untuk bergabung dengan kloter keberangkatan lainnya.
Menyambut momen bersejarah ini, Polres Cianjur telah mempersiapkan berbagai aspek secara matang. Mulai dari sisi kesehatan, akomodasi, pendataan, hingga pengawalan.
Yang paling istimewa, Polres menyediakan tempat penginapan gratis bagi seluruh jemaah mulai Kamis, 15 Mei 2026.
"Silakan tidur di sini, makan di sini, semuanya gratis bagi calon jemaah haji. Insya Allah dari sisi kesehatan, akomodasi, pendataan, sampai pengawalan akan kami siapkan di Mako Polres Cianjur," tambah AKBP Alex.
Ia juga memastikan bahwa pengawalan tidak hanya dilakukan saat keberangkatan, tetapi juga saat kepulangan jemaah nanti, yang akan dikawal langsung oleh Satlantas Polres Cianjur.
Sementara itu, terpisah, menurut Kasubag Tata Usaha Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Cianjur, Emma Siti Fatimah, mengimbau seluruh calon jemaah agar sudah berada di Mapolres Cianjur paling lambat pada Sabtu malam, 16 Mei 2026 pukul 21.00 WIB.
"Jam 9 malam pintu sudah ditutup, tidak akan ada lagi kunjungan keluarga. Supaya para jamaah bisa istirahat lebih nyaman guna memastikan kondisi yang prima," ujar Emma, Rabu 13 Mei 2026.
Menurut Emma, para jemaah akan menjalani karantina singkat sebelum diberangkatkan ke Bekasi. Pada pukul 03.00 WIB, jemaah akan dibangunkan untuk persiapan, lalu pukul 04.00 WIB berkumpul di masjid untuk salat Subuh berjamaah sebelum langsung diberangkatkan ke Asrama Haji Bekasi.
Emma Fatimah menilai pemindahan titik pemberangkatan ke Mapolres Cianjur sebagai langkah positif yang patut diapresiasi. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman, terutama bagi jemaah lanjut usia dan berkebutuhan khusus.
"Mudah-mudahan dengan adanya kolaborasi ini, penyelenggaraan pemberangkatan haji menjadi lebih aman, nyaman, dan lebih baik bagi jamaah," tutup Emma.
Nang.

