GUNUNGSITOLI, – Program Bakti TNI untuk Rakyat terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di Kepulauan Nias. Salah satunya melalui pembangunan Jembatan Gantung Sungai Sowu di Desa Hambawa, Kecamatan Gunungsitoli Utara, Kota Gunungsitoli, yang hingga Jumat (19/6/2026) telah mencapai progres 51 persen. Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur yang diinisiasi Presiden RI, Prabowo Subianto, guna meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat.
Jembatan dengan bentangan sepanjang 100 meter yang melintasi Sungai Sowu tersebut dibangun untuk menggantikan jembatan lama yang kondisinya telah rusak dan tidak lagi layak digunakan. Selama ini, warga harus lebih berhati-hati saat melintasi akses tersebut. Karena itu, kehadiran jembatan baru sangat dinantikan masyarakat Desa Hambawa dan Desa Lasara Sowu sebagai sarana penghubung utama yang lebih aman, nyaman, dan mampu memperlancar aktivitas sosial maupun perekonomian warga.
Pada pekerjaan hari ini, personel di lapangan melaksanakan pemlesteran dan acian jalan masuk menuju jembatan serta pengecatan dasar pada abutmen. Kegiatan tersebut dikerjakan secara gotong royong oleh personel Yonif TP 905/TS, YTP 903/Baluse, Koramil 01/Gunungsitoli Kodim 0213/Nias, Yonzipur I/DD, bersama masyarakat setempat. Sinergi antara TNI dan warga terus menjadi kekuatan utama dalam mempercepat penyelesaian pembangunan jembatan tersebut.
Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy S.I.P, mengatakan pembangunan Jembatan Gantung Sungai Sowu merupakan wujud komitmen TNI AD dalam membantu pemerintah mempercepat pembangunan di daerah dan mengatasi kesulitan masyarakat. "Program Bakti TNI untuk Rakyat tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun harapan dan membuka akses yang lebih baik bagi masyarakat. Kami berharap jembatan ini nantinya dapat memperlancar mobilitas warga, mendorong pertumbuhan ekonomi desa, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Gunungsitoli Utara," ujarnya.
Red Arif

