CIANJUR — Kepolisian Sektor (Polsek) Sindangbarang, Cianjur, berhasil mengamankan tiga orang terduga pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) yang menyasar dua sekolah sekaligus, yakni SDN 1 Sindangbarang dan SMPN 1 Sindangbarang. Penangkapan ini dilakukan setelah aksi mereka terekam jelas oleh kamera CCTV di lokasi kejadian.
Ketiga terduga pelaku kini tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Sindangbarang. Polisi tidak hanya mendalami peran masing-masing, tetapi juga menelusuri kemungkinan mereka terlibat dalam aksi serupa di tempat lain.
Kapolsek Sindangbarang, Iptu Dadang Arifin, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyatakan bahwa ketiga orang itu diduga kuat sebagai pelaku pembobolan yang terjadi beberapa waktu lalu.
"Kami sudah mengamankan tiga orang terduga pelaku. Mereka didaulat melakukan pencurian di SDN 1 Sindangbarang dan SMPN 1 Sindangbarang," ujar Iptu Dadang Arifin kepada wartawan, Senin (1/6/2026).
Dari hasil penyelidikan sementara, para pelaku membawa kabur sejumlah barang elektronik dan peralatan sekolah. Barang-barang tersebut diduga akan dijual kembali untuk memenuhi kebutuhan ekonomi para pelaku.
"Barang bukti yang berhasil kami kumpulkan di antaranya satu unit printer, satu unit infokus (proyektor), dan tabung gas elpiji 3 kilogram," jelas Kapolsek merinci.
Hingga saat ini, polisi masih terus melakukan pendalaman. Identitas lengkap serta peran spesifik masing-masing terduga pelaku belum dapat dirinci karena proses penyidikan masih berlangsung.
"Kami masih mendalami peran mereka. Apakah ini kelompok spesialis pembobol sekolah atau tidak, itu sedang kami kumpulkan datanya," tambah Iptu Dadang.
Lebih lanjut, pihak kepolisian tidak menutup kemungkinan adanya tempat kejadian perkara (TKP) lain yang menjadi sasaran kelompok yang sama. Penyidik Unit Reskrim Polsek Sindangbarang saat ini tengah melakukan pengembangan kasus.
"Kami masih melakukan pendalaman, termasuk kemungkinan adanya TKP lain yang pernah menjadi sasaran mereka," pungkas Kapolsek.
Kasus ini terus disidik untuk mengungkap jaringan dan modus operandi para pelaku secara lengkap. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan sekolah.
Nang.
