CIANJUR, – Ranting Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Mulyasari resmi menggelar Musyawarah Ranting (Musran) serta pemilihan pengurus baru untuk masa bakti 2026-2031. Kegiatan yang mengusung tema “Bersatu Dalam PGRI, Berkarya Untuk Pendidikan, Berbakti Untuk Negara” ini berlangsung di SDN Kertasari, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Kamis (23/07/2026).
Musran ini diikuti oleh perwakilan anggota PGRI dari tujuh sekolah dasar, yakni SDN Sutaresik, SDN Mulyasari, SDN Sindangsari 2, SDN Cisaray, SDN Surajaya, SDN Sindangmilya, dan SDN Sindangmantri.
Turut hadir dalam acara tersebut Kordik Kecamatan Cilaku selaku Pembina PGRI Cilaku, Ketua PC PGRI Kecamatan Cilaku beserta jajaran pengurus, serta para kepala sekolah di lingkungan ranting setempat.
Komitmen Kepemimpinan Baru
Dalam sambutannya, Ketua Ranting PGRI Mulyasari terpilih, M. Iqbal Tawa, S.Pd., menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk mengemban amanah selama lima tahun ke depan.
“Insyaallah, dengan kepengurusan yang baru ini, kita akan berusaha membawa Ranting PGRI Mulyasari lebih baik dari sebelumnya. Program-program yang belum terealisasi pada periode lalu, akan kita laksanakan secara optimal pada masa bakti 2026-2031,” ujar Iqbal.
Iqbal menambahkan, target utamanya adalah menjadikan PGRI Ranting Mulyasari sebagai organisasi yang paling solid, maju, dan bersinergi di lingkungan Kecamatan Cilaku.
Sementara itu, Ketua Ranting periode sebelumnya, Uus Rusmana, M.Pd., menyampaikan harapan agar kepengurusan baru mampu melanjutkan estafet perjuangan organisasi dengan lebih mengedepankan soliditas dan kepentingan guru, terutama dalam menjawab berbagai tantangan dunia pendidikan saat ini.
Ajang Demokrasi Organisasi
Kordik Cilaku yang juga bertindak sebagai Pembina PGRI Kecamatan Cilaku, H.U. Abdul Aziz, M.Pd., memberikan apresiasi atas terselenggaranya Musran tersebut. Menurutnya, musyawarah merupakan agenda strategis dalam menentukan arah organisasi selama lima tahun ke depan.
“Musyawarah ranting adalah wadah tertinggi untuk melakukan evaluasi serta menyusun program kerja bagi seluruh anggota. Selain itu, ini adalah momen demokrasi bagi guru dalam memilih pengurus yang dipercaya untuk memperjuangkan kesejahteraan dan kemajuan pendidikan,” jelasnya.
H.U. Abdul Aziz menegaskan, rangkaian kegiatan Musran ini juga dilaksanakan secara bertahap di ranting-ranting lain di wilayah Cilaku guna memperkuat posisi PGRI sebagai wadah perjuangan profesional guru. Ia berharap, semangat musyawarah ini membawa dampak positif bagi kemajuan pendidikan, khususnya di wilayah Kabupaten Cianjur.
Red Arif

