BSMoBSMlBSYlTpG8Tfd5TfM5BA==

DPP PSI Targetkan Struktur Partai Cianjur Rampung 100 Persen Sebelum Akhir Tahun


CIANJUR, panambur.com — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) meminta DPD PSI Kabupaten Cianjur menyelesaikan konsolidasi dan struktur partai hingga 100 persen sebelum akhir tahun 2026. Permintaan itu disampaikan dalam kunjungan kerja DPP PSI di Pendopo Tumaritis, Cianjur, Jumat, 21 Agustus 2026.


Rombongan DPP PSI dipimpin Irfan Aghasar, S.H., M.H., Ketua Bidang Advokasi dan Litigasi DPP PSI. Ia disambut langsung oleh Ketua DPD PSI Kabupaten Cianjur Anggarda Giri Rajati bersama jajaran pengurus.


Irfan mengatakan, kunjungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari tugasnya sebagai bakal calon legislatif di daerah pemilihan Cianjur. 


“Saya ke sini karena ini dapil saya. Sebagai bakal calon legislatif, saya mendapat tugas dan mandat dari DPP untuk merapikan struktur,” ujarnya.


Ia mengapresiasi pemaparan struktur yang disampaikan Ketua DPD PSI Cianjur. Namun, menurutnya masih ada pekerjaan rumah.


"Tadi saya sudah melihat penjabaran struktur dari Ketua DPD Cianjur. Memang masih ada PR. Kita rapikan sampai 100 persen karena kita mengejar agar konsolidasi bisa diselesaikan dalam kunjungan kali ini,” kata Irfan.


Irfan menegaskan, Cianjur harus bisa berbenah sebelum akhir tahun. “Cianjur juga harus bisa berbenah. Kita targetkan sebelum akhir tahun struktur rampung, agar kita bisa fokus pada kerja politik dan kerja kerakyatan,” lanjutnya.


Dalam kesempatan itu, Irfan juga menyampaikan pesan politik nasional. Ia menyebut cita-cita PSI untuk masuk Senayan harus dibarengi kerja yang rapi. 


“Pak Jokowi selalu berpesan, insya Allah kita bisa masuk Senayan dengan kerja cerdas, kerja terstruktur, dan kerja rapi. Dan tentu tetap menyalami dan mendatangi masyarakat,” ucapnya.


Menurut Irfan, strategi menyentuh masyarakat menjadi kunci sebelum merebut suara. “Itu tergantung kerja-kerja keras dari kawan-kawan. Apa yang menjadi kebutuhan, apa yang menjadi kendala, ayo kita bareng-bareng memikirkan dan mencari solusinya,” jelasnya.


Kerja kerakyatan itu, kata Irfan, bisa dimulai dari hal-hal sederhana namun berdampak langsung, seperti pembagian sembako, layanan cek kesehatan gratis, hingga membantu pengurusan KTP dan persoalan tanah. 


“Hal-hal kecil tapi menyentuh masyarakat itu tidak apa-apa dilakukan terus, sehingga masyarakat terus mencintai kita,” katanya.


Terkait situasi Cianjur, Irfan menyoroti luasnya wilayah dan beragamnya persoalan dari utara hingga selatan. Ia mengakui PSI belum memiliki perwakilan di DPRD sehingga ruang untuk mengawal kebijakan daerah masih terbatas. 


“Kita prihatin, tapi hari ini belum ada di parlemen. Sehingga kurang bisa mengawal permasalahan ini secara resmi. Mau seribu kali bersuara, kalau tidak ada kursi di DPRD, pemerintah tidak akan mendengar,” ujarnya.


Ia berharap pada pemilu mendatang PSI bisa mendapatkan minimal empat kursi di DPRD Kabupaten Cianjur, sesuai dengan jumlah komisi yang ada.


Sementara itu, Ketua DPD PSI Kabupaten Cianjur Anggarda Giri Rajati atau akrab disapa Bro Angga menyatakan kesiapan penuh. Politisi dari kalangan Gen Z ini menyebut konsolidasi internal sudah berjalan masif. 


“Secara struktural Alhamdulillah kita sudah 100 persen. Di seluruh desa kita memiliki kader yang terhimpun. Kita juga sudah keliling di 32 kecamatan,” kata Bro Angga.


Terkait target kursi, ia realistis. Dengan luas wilayah Cianjur, tantangan cukup besar, namun pihaknya membidik minimal empat kursi dan mengupayakan hingga 10 kader maju. 


“Kita masih mengupayakan karena secara riil di lapangan masih ada bolong-bolong. Itu kewajiban kita untuk merampungkan,” pungkasnya.


Nang

Type above and press Enter to search.