BSMoBSMlBSYlTpG8Tfd5TfM5BA==

Di Usia 82 Tahun, Eman dan Istri Sakit-sakitan Masih Menanti Rutilahu


CIANJUR, panambur.com — Di usia 82 tahun, Eman Sulaiman seharusnya sudah menikmati masa tua dengan tenang. Namun, warga Kampung Sinarlaut, Desa Saganten, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, masih harus berjuang menghadapi hidup yang penuh keterbatasan.


Bersama istrinya, Nani (70), Eman tinggal di rumah yang jauh dari layak. Keduanya sakit-sakitan. Nani bahkan berjalan menggunakan tongkat. Anak perempuan mereka juga memiliki keterbatasan.


Rumah yang mereka tempati rusak dan bocor di banyak bagian. Dindingnya tampak termakan usia. Saat hujan deras dan Sungai Citoe meluap, rumah mereka kerap terendam air hingga sekitar 2 meter. Eman dan Nani pun terpaksa mengungsi sementara ke rumah tetangga.


“Kalau sudah hujan dan banjir, untuk sementara terpaksa menetap di rumah tetangga sambil menunggu hujan berhenti dan banjir surut,” kata Eman, Sabtu (18/10/2026).


Bagi Eman, rumah layak bukan sekadar tempat berteduh. Di usia senja dan kondisi kesehatan yang tak lagi prima, ia dan Nani membutuhkan tempat tinggal yang aman dan nyaman. Harapan itu tertuju pada bantuan rumah tidak layak huni. Namun, hingga kini bantuan tersebut belum juga terealisasi.


“Penantian bantuan rutilahu menjadi harapan kami, karena untuk tempat berteduh dan menjadi kebutuhan mendasar bagi kami lanjut usia ini, yang memiliki keterbatasan fisik,” ujarnya.


Kasi Kesra Pemdes Saganten, Asep Priyatna, membenarkan kondisi Eman dan Nani. Menurutnya, pemerintah desa sudah mengajukan bantuan rutilahu sejak 2016. Namun, sampai sekarang belum ada realisasi.


“Kedua lansia tersebut benar-benar membutuhkan bantuan rutilahu karena kondisi yang sangat memprihatinkan. Tempat tinggal mereka sangat mengkhawatirkan,” kata Asep.


Asep menambahkan, Eman dan Nani telah menerima bantuan lain seperti sembako, PKH, dan bantuan pangan nasional. Meski demikian, kebutuhan akan tempat tinggal yang layak tetap mendesak.


“Kalau untuk bantuan lain seperti sembako, PKH dan bantuan pangan nasional mereka dapat. Namun untuk kelayakan tempat tinggal sangat dibutuhkan,” pungkasnya.


Di tengah usia yang tak lagi muda, Eman dan Nani hanya berharap ada uluran tangan. Rumah yang aman bukan sekadar bangunan untuk berteduh, melainkan tempat mereka menghabiskan masa senja dengan lebih tenang.

Nang

Type above and press Enter to search.