SUKABUMI, – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah digalakkan pemerintah kini tengah menjadi sorotan di SDN Pinangjajar, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Sejumlah siswa terpaksa mengembalikan puluhan paket makanan lantaran ditemukan menu ayam goreng yang mengeluarkan bau busuk dan dinilai tidak layak konsumsi.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (9/10/2026). Ratusan siswa yang sebelumnya dijadwalkan menikmati makanan sehat tersebut terpaksa harus membatalkan konsumsinya setelah mencium aroma tidak sedap dari menu utama yang disediakan.
Kepala Sekolah SDN Pinangjajar membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menyebutkan bahwa dari total 250 paket makanan yang didistribusikan ke sekolah, sekitar 50 paket di antaranya ditemukan dalam kondisi sudah berbau busuk.
“Betul, ada kejadian itu (menu berbau busuk). Para siswa tidak jadi mengonsumsinya dan paket yang berbau itu akhirnya langsung kami kembalikan ke dapur SPPG,” ujar pihak sekolah saat dimintai keterangan.
Menanggapi insiden yang memicu keresahan tersebut, Rido, penanggung jawab Dapur SPPG Kecamatan Pabuaran, memberikan klarifikasinya. Rido mengakui bahwa paket yang bermasalah tersebut berasal dari dapur pengolahan di bawah kendalinya.
Ia menyatakan bahwa kejadian ini merupakan kelalaian murni dari pihak pengolahan. Rido berkilah bahwa dirinya tidak mengetahui jika terdapat sebagian daging yang digunakan untuk memasak dalam kondisi kualitas yang sudah buruk atau berbau busuk.
“Ini murni kelalaian dari pihak pengolahan. Kami sendiri sebelumnya tidak mengetahui kalau daging yang dimasak itu ada yang sudah berbau,” kata Rido saat dikonfirmasi oleh awak media.
Kasus ini pun kini menjadi bahan evaluasi serius bagi penyelenggaraan program MBG di wilayah tersebut, terutama terkait aspek pengawasan kualitas bahan makanan (quality control) agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang demi menjaga kesehatan para siswa.
Cep Mumu

